Pages

Subscribe:

Kicaun Suara Hati

Muhammad Ali Murtadlo

Labels

Tampilkan postingan dengan label Penggubah Jiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penggubah Jiwa. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 November 2012

Tahu Bukan Berarti Mengerti

Meskipun malam terus menampakan kegelapan
Siang pun menawarkan cahaya terang
Ketika kegelapan hadir
Terang pun akan menyusul
Ketika keterpurukan menerpa
Hadir sejuta senyuman bahagia

Hidup memang seperti itu
Hanya orang orang yang tahu
Yang mampu mengerti
Hanya orang-orang mengerti
Yang bakal tahu
Bahwa hidup yang sejati
Adalah berusaha mencari Tahu.

Kamis, 06 September 2012

Lepas Sudah

Rintihan luka dalam belanga
Untaian keangkuhan kekerdilan jiwa
Noda dalam pergaulan antarmanusia
Duduk dalam kemacetan angan-angan
Berbaring dalam kesesatan keyakinan
Tengkurap dalam kesalahan pilihan
Aku berontak dengan memandang cakrawala

Jari-jari waktu menggamitku
Aku menyimak kepada arus angin
Suara bising agak mereda
Lagu margasatwa agak mereda
Indahnya ketenangan turun meluncur ke hatiku
Lepas sudah himpitan-himpitan yang mengekangku.

Surabaya, 06 September 2012 M

Selasa, 04 September 2012

Suara Hati Ibuku

Nak, kejarlah Mimpimu kelak kau akan jadi mulia
Raihlah cita-citamu kelak kau akan bahagia
Nomor duakanlah cinta karena akan merusak suasana
Usaha, doa, semangat, tekad patrilah dalam jiwa
Disini ibu memberimu stimulus agar perjalananmu selalu mulus

Nak, lupakanlah masa lalu yang sengsara bersamaku
Mengais rizki bersama domba-domba lucu yang setia menemani
Andaikan dulu ibu mampu
Tak usahlah kau ikut berjibaku dengan lumpur –lumpur
Memikul penderitaan keluarga dengan kerja paruh waktu

Nak, kau kini sudah besar
Tahu mana salah mana benar
Mengerti  mana sempit mana yang lebar
Tentu kau juga paham
aku membesarkanmu penuh perjuangan
maka melupakanku adalah sebuah kenistaan

Mulai kini kau dirantau
Meninggalkan kelamnya masa lalu
Menuju peraduan mengumpulkan pundi-pundi ilmu

Bangunlah niatmu untuk masa depanmu nak,
Jangan hiraukan aral
Meskipu melintang hajar ia dengan senyuman
Yakinlah nak, jalan menuju kesuksesanmu terbuka lebar

Surabaya, 19 Mei 2012 M

Kembali,

Kembali merangkul senyum
Senyum-senyum Kebahagiaan
yang setapak demi setapak lenyap
Terbawa arus kesedihan

Kembali merajut Tangis
Tangis-tangis penyesalan
yang sejengkal demi sejengkal hilang
Melangkah bersama Keangkuhan

Kembali merenda kasih
Kasih-kasih sayang
yang sedetik demi sedetik memudar
Membias laksana kabut-kabut beterbangan

Hidup bagi orang awam
Adalah Kembali
Kembali mengharap Kasih Sayang iLahi.

Surabaya, 30 Agustus 2012 M

Lupa

Berdiri Tegak tanpa sandaran
Inilah yang kerap ku khawatirkan
Meniti hidup tanpa pijakan
Membawa nyawa tanpa keyakinan

Hidup memang asyik
Asyik untuk berisik
Asyik untuk berbisik
Sampai Asyik untuk saling mengusik

Saking asyiknya ku sering lupa
Lupa dengan tugas utama
Lupa dengan Pencipta
Menghamba pada Tuhan Esa

Surabaya, 2 September 2012 M

Minggu, 04 September 2011

Siapa Aku

Jika ditanya siapa aku?
Aku bukanlah manusia bersayap.
Jika ditanya siapa aku?
Yang pasti aku bukanlah malaikat.
Jika ditanya siapa aku?
Aku terkahir bukan dari golongan konglomerat.
Jika ditanya siapa aku?
Aku juga bukan termasuk orang melarat.
Jika ditanya siapa aku?
Aku makhluk Allah yang tidak terlahir cacat.
Jika ditanya siapa aku?
Aku manusia yang merindukan keadilan jagad.
Jika ditanya siapa aku?
Aku rakyat yang merindukan keadilan para pejabat.
Seorang rakyat yang menghayalkan bangsa yang bermartabat.

Bumi Angling Dharma, 06 Nov 2011 M